Nowadays we often hear about Islamic Business Process. But, not everyone knows about Islamic Business Process and Conventional Business Process. In this blog, I want to give my opinion about which is better between Islamic Business Process and Conventional Business Process.
Setiap orang mempunyai pandangan yang berbeda-beda. Mungkin dalam menentukan mana yang lebih baik antara proses bisnis syariah dan proses bisnis konvensional, setiap orang mempunyai pendapatnya masing - masing. Menurut pendapat saya, proses bisnis syariah lebih baik dari pada proses bisnis konvensional, karena proses bisnis syariah adalah proses bisnis yang menerapkan prinsip-prinsip islam dalam berbisnis.
Dalam bisnis konvensional mengenal adanya bunga, bunga adalah riba. Dalam islam riba itu haram, Allah berfirman,
,Artinya
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya
orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya
(Q.S. Al-Baqarah : 275).
Dalam bisnis syariah mengenal bagi hasil, dimana kedua belah pihak sama-sama bertanggung jawab atas kegiatan bisnis yang mereka lakukan. Besarnya keuntungan dan kerugian sama-sama dipikul.
It is better if we examine the advantages and the disadvantages of a business process before we choose and execute business processes. Because the Islamic business and conventional business processes have merit and weaknesses of each, depending on the people who need it.
